23 Dec 2020 02:14

Kewajiban Menyukai untuk Saudara

Oleh Syaikh Abul Fath Yahya al-Farghali

Berhati-hatilah untuk tidak melupakan kewajiban ini.

عَنْ أَنَسٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ، حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ» رواه البخاري ومسلم

Dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah beriman salah seorang dari kalian hingga dia menyukai untuk saudaranya apa saja (dari kebaikan) yang dia sukai untuk dirinya sendiri.”

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata dalam menafsirkan hadis ini,

من لم يحب لأخيه ما يحب لنفسه، لم يكن معه ما أوجبه الله عليه من الإيمان.

“Barang siapa yang tidak menyukai untuk saudaranya yang beriman, apa yang dia sukai untuk dirinya, maka dalam dirinya tidak ada keimanan yang diwajibkan oleh Allah kepadanya.”

(@farghalee)

Hudzaifah al-Jawi
t.me/hudzaifahaljawi