11 Nov 2018 07:48

Hukum Perkataan "Aku Demokrat"

Oleh Syaikh Nashir bin Hamd al-Fahd

Pertanyaan:
Apa hukum perkataan "si fulan demokrat" atau "aku demokrat" atau "kami menginginkan demokrasi" sedangkan ia tidak mengetahui makna hakikatnya, akan tetapi mengira maknanya adalah syura (musyawarah) bahkan meski ia adalah orang yang mampu bertanya mengenainya dan mengkajinya?

Jawaban:
Apabila dengan lafal ini ia menginginkan makna syura, maka ia tidak kafir karena perkataannya, akan tetapi lafal tersebut mungkar, maka wajib baginya meninggalkannya kepada lafal syar'i yang tidak ambigu (maknanya).

Apabila ia mengetahui maknanya bahwasannya demokrasi adalah hukum rakyat dan ia memaksudkannya, maka ini kekafiran.

Meskipun ia mengetahui maknanya akan tetapi ia tidak memaksudkannya dan memaksudkan pada makna syura, maka ia pun tidak kafir, akan tetapi lafal tersebut mungkar. Wallahu a'lam.

Sumber: Saluran Telegram, Just Sharing

Penulis: Nashir Ibn Hamad Al Fahd
Editor: Muhammad Ibn Yusuf Al 'Umari